Wednesday, July 17, 2013

ADAB BERGURU (4)

MELAWAN (HAWA NAFSU) DIRI SENDIRI

     Sering kita mebahas topik perlawanan, seperti melawan kebodohan, melawan kemiskinan, dsb. Untuk kali ini mari kita pikirkan satu topik yaitu melawan diri sendiri. Rosulullah pernah bersabda bahwa perang melawan musuh di medan perang adalah jihad kecil, tetepi melawan nafsu diri sendiri adalah jihad besar. Sebagaimana hadist Rasul yang beliau sampaikan sekembalinya dari perang Badar, yang artinya : 

      "Kita baru kembali dari satu peperangan yang kecil untuk memasuki peperangan yang lebih besar. Sahabat terkejut dan bertanya, “Peperangan apakah itu wahai Rasulullah ? ” Baginda berkata, “Peperangan melawan hawa nafsu.” (Riwayat Al Baihaqi)  

     Nah, telah jelaslah bahwa perang yang berat adalah menahan diri agar tetap konsisten  berada dalam jalan kehidupan yang telah digariskan batas-batasnya oleh agama. Dalam bulan Ramadhan ini kita bisa dapatkan hikmah yang sangat besar dalam hubungannya dengan pelatihan menahan diri. Dengan berpuasa maka kita mendesak pengaruh setan dalam hati kita agar tidak leluasa menggoda kita sehingga dapat
terhindar dari berbuat nista.
     Dalam konsep Tarekat, menyucikan hati hanyalah bisa dilakukan dengan Istighfar (bertobat) dan bersholawat pada Nabi Muhammad SAW.  Jika hati telah bersih maka kenikmatan batin akan dirasakan oleh seorang hamba dan semakin bersih semakin bertambah nikmatnya dan itulah yang membuat seorang hamba Allah menjadi tergila-gila (zauk) pada Allah Taala. Bagi hamba yang dekat dengan Allah maka bau sorga senantiasa dapt tercium olehnya, subhanallah. Wallahu a'lam bishowab.
    
    



No comments:

Post a Comment